Nasdem: memindahkan ibukota memberikan efek positif - Kabar News Today

Sunday, August 4, 2019

Nasdem: memindahkan ibukota memberikan efek positif


MAWAR4D - Presiden Fraksi NasDem DPR, Ahmad M Ali, mengatakan bahwa memindahkan ibukota nasional ke Kalimantan akan memiliki efek positif pada perekonomian Indonesia timur, terutama di Kalimantan Tengah, yang telah menjadi penyedia logistik dan kebutuhan makanan untuk Pulau Kalimantan

"Relokasi ibukota di Kalimantan akan menjadikan posisi Sulawesi Tengah sebagai pusat strategis dalam pemenuhan logistik dan makanan. Tetapi dengan catatan apa yang harus dipersiapkan Sulawesi Tengah," kata Ahmad Ali di Jakarta, yang Sabtu (8/3/2019).Agen Togel

Oleh karena itu, anggota Komisi VII DPR mengingatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyiapkan infrastruktur transportasi cepat dan alternatif dan kantong logistik sebagai wacana memindahkan ibukota negara ke pulau diperkuat. dari Kalimantan.Bandar Togel

Menurut Ahmad Ali, lokasi Sulawesi Tengah menjadi sangat strategis karena merupakan rute terdekat dalam rantai pasokan dengan berbagai kebutuhan logistik di Pulau Kalimantan.

Namun, itu tidak akan berpengaruh tanpa perencanaan dan persiapan yang cermat untuk menanggapi hal ini.

"Sulawesi Tengah membutuhkan setidaknya satu transformasi besar dalam infrastruktur lahan untuk rute logistik dari sumber bahan baku ke lokasi pelabuhan Pantoloan," kata legislator di daerah pemilihan Sulawesi Tengah itu.

Sejauh ini, kata Ahmad Ali, jarak transportasi logistik dari Napu dan dari Parigi Moutong masih membutuhkan banyak waktu.

"Di masa depan, kami membutuhkan lebih banyak jalur dan alternatif yang lebih cepat. Oleh karena itu, kami membutuhkan lebih banyak jalan baru ke dan dari Pantoloan Pelabuban," kata Antara.

Selain itu, katanya, persiapan program sinergis harus memperkuat fokus logistik makanan berdasarkan potensi daerah yang sinergis dengan rencana provinsi.

"Oleh karena itu, kebutuhan Sulawesi Tengah di masa depan harus bersinergi antara rencana provinsi dan kabupaten untuk keunggulan ini. Jangan merencanakan provinsi untuk mengembangkan bidang pertanian pangan, tetapi kabupaten merencanakan urusan kelautan, itu tidak sinergis," kata Ahmad Ali .

Siapkan rencana induk

Oleh karena itu, lanjutnya, harus ada rencana induk bersama yang digunakan sebagai rencana induk provinsi dan kabupaten pada tahun 2024 yang dapat menanggapi tantangan dari peluang ini.

Seperti dilaporkan oleh media, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro pada akhir Juli mengkonfirmasi bahwa presiden Indonesia, Joko Widodo, telah menyetujui Pulau Kalimantan sebagai lokasi ibu kota baru Indonesia.

Diperkirakan bahwa relokasi ibu kota baru akan menelan biaya sekitar Rp 466 miliar, dari APBN, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta.VictimSeo

No comments:

Post a Comment